x
Komite

Perusahaan membentuk tiga komite di bawah Dewan Komisaris, yaitu Komite Audit, Komite Nominasi & Remunerasi, dan Komite Opsi Pengelolaan Saham dan Karyawan (MESOP). Ketiga komite ini membantu Dewan dalam menjalankan fungsi pengawasan dan penasehatnya kepada Dewan Direksi, serta memastikan bahwa perusahaan telah berhasil melindungi kepentingan pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya.

Komite Audit
Komite audit dibentuk oleh Dewan Komisaris dengan mengacu pada Peraturan Bapepam-LK Nomor IX.I.5 tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit yang kemudian direvisi dengan POJK Nomor 55/POJK.04/2015 Tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit. Komite Audit bertanggung jawab penuh kepada Dewan Komisaris untuk membantu melaksanakan tugas dan fungsi pengawasan Dewan Komisaris.

Komite Audit yang bertugas per 31 Desember 2017 diangkat berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor 001-SK.KOM/IX/2017 tanggal 5 September 2017. Anggota Komite Audit terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Independen dan 2 (dua) orang pihak eksternal yang memenuhi persyaratan independensi sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 55/POJK.04/2015. Susunan Komite Audit adalah sebagai berikut:

Komposisi Komite Audit per 31 Desember 2017

Ketua             : Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati

Anggota        : Ratna Yani

Anggota        : Cecep Nurjaya

Tugas dan Tanggung Jawab
1. Memberikan saran dan menunjuk kantor akuntan publik yang akan mengaudit dan menyusun laporan keuangan perusahaan;

2. Memastikan penyusunan laporan keuangan perusahaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku;

3. Memberikan pendapat kepada Dewan Komisaris tentang hasil audit yang dilakukan oleh kantor akuntan public;

4. Memeriksa dan memberikan pendapat kepada Dewan Komisaris tentang hasil temuan audit yang dilakukan oleh unit audit internal.

Komite Nominasi dan Remunerasi
Komite Nominasi dan Remunerasi dibentuk oleh Dewan Komisaris dengan mengacu pada POJK Nomor 34/POJK.04/2014 Tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik. Komite Nominasi dan Remunerasi bertugas membantu Dewan Komisaris melaksanakan fungsi dan tugas terkait nominasi dan remunerasi terhadap Anggota Dewan Komisaris, Direksi, pejabat eksekutif dan karyawan secara keseluruhan.

Komite Nominasi dan Remunerasi yang bertugas per 25 Mei 2018 diangkat berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor 001-SK.KOM/V/2018 tanggal 25 Mei 2018. Susunan Komite Nominasi dan Remunerasi adalah sebagai berikut:

Komposisi Komite Nominasi dan Remunerasi per-25 Mei 2018

Ketua              : Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati

Anggota        : Liliana Tanaja

Anggota        : Stien Maria Schouten

Tugas dan Tanggung Jawab
1. Melakukan evaluasi terhadap kebijakan remunerasi bagi Dewan Komisaris, Direksi, pejabat eksekutif dan pegawai secara keseluruhan

2. Memastikan bahwa kebijakan remunerasi sesuai dengan kinerja keuangan Perusahaan, prestasi kerja individual, kewajaran antar grup dan pertimbangan tentang sasaran dan strategi jangka panjang

3. Memberikan rekomendasi tentang penilaian gaji dan pemberian bonus perusahan kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perusahaan

4. Mengawasi pelaksanaan sistem remunerasi sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan.

Komite Management and Employee Stock Option Program (MESOP)
Komite MESOP dibentuk oleh Dewan Komisaris berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor 002-SK.KOM/VI/2013 tanggal 3 Juni 2013 dengan susunan keanggotaan sebagai berikut:

Komposisi Komite MESOP per 31 Desember 2017

Ketua              : Hary Tanoesoedibjo

Anggota         : Liliana Tanaja

Anggota        : Christ Soepontjo

Tugas dan Tanggung Jawab

1. Menyetujui rancangan dan rencana pembagian MESOP di lingkungan perusahaan yang diajukan oleh Direksi, termasuk didalamnya persetujuan terhadap jumlah saham perusahaan yang dialokasikan dan harga pelaksanaan saham untuk MESOP

2. Melakukan kajian tentang mekanisme pelaksanaan MESOP perusahaan, di antaranya pengalokasian opsi kepemilikan saham perusahaan baik kepada karyawan kunci perusahaan maupun kepada Entitas Anak

3. Mengawasi pelaksanaan MESOP dalam perusahaan.